Page 23 - Buku Wisuda UP Gasal 2022-2023
P. 23
PROGRAM PROFESI FAKULTAS EKONOMI FAKULTAS FAKULTAS FAKULTAS FAKULTAS FAKULTAS ILMU FAKULTAS
PASCASARJANA APOTEKER DAN BISNIS FARMASI HUKUM TEKNIK PSIKOLOGI KOMUNIKASI PARIWISATA
WISUDAWAN BERPRESTASI TERBAIK WISUDAWAN BERPRESTASI TERBAIK
Bidang yg akan dikerjasamakan adalah: Bidang Peningkatan mutu pendidikan tinggi; Pertukaran Mahasiswa;
Visiting Professor;Joint Research; Internasional seminar; Magang mahasiswa dan magang dosen.
Bapak dan Ibu yang kami hormati,
Mas Menteri Nadiem menjelaskan lima kebijakan utama Kampus Merdeka yang mendukung transformasi sistem
pendidikan tinggi. Kelima kebijakan tersebut meliputi 1) kesempatan belajar di luar kampus selama maksimal satu
tahun, 2) dana padanan untuk kolaborasi penelitian dan akademik, 3) program visiting scholar, 4) beasiswa sarjana
dan pascasarjana, serta 5) pendirian kampus internasional di Indonesia.
Lebih lanjut, ia menjelaskan tentang program-program belajar di luar kampus, terutama magang dan studi
independen yang berkaitan langsung dengan kolaborasi antara perguruan tinggi dengan industri. Sejauh ini,
tercatat sudah ada lebih dari 130 ribu mahasiswa yang mengikuti program Kampus Merdeka dan lebih dari 2,8 ribu
institusi industri dan organisasi non-profit yang terlibat sebagai mitra.“Jika sebelumnya banyak rekan-rekan dari
industri yang mengeluh dengan kualitas lulusan perguruan tinggi, sekarang kami mendorong industri yang menjadi
mentor bagi para mahasiswa,” ujar Nadiem.
Selain itu, Mas Menteri Nadiem juga mengundang para perwakilan perguruan tinggi di Britania Raya untuk menjadi
kampus penyelenggara program pertukaran mahasiswa Indonesia International Student Mobility Award (IISMA).
Ajakan tersebut dilandasi oleh keberhasilan IISMA selama dua tahun terakhir dalam memberikan kesempatan bagi
lebih dari 3.500 mahasiswa untuk belajar di 117 kampus kelas dunia.Kemudian, berkenaan dengan dana padanan,
Menteri Nadiem kembali menekankan besarnya potensi yang dimiliki Indonesia sebagai lahan riset, terutama untuk
sejumlah bidang yang saat ini menjadi prioritas. Bidang-bidang tersebut meliputi green economy, blue economy,
pariwisata, teknologi digital, dan infrastruktur kesehatan.
Lebih lanjut, dalam kegiatan yang diselenggarakan di One Great George Street tersebut Mendikbudristek
menjelaskan tentang perluasan program beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) yang diluncurkan
Kemendikbudristek sebagai Merdeka Belajar episode ke-10. “Selama ini belum banyak mahasiswa Indonesia yang
berkuliah di kampus kelas dunia bukan karena mereka tidak memiliki kemampuan yang mumpuni. Tantangannya
adalah kebutuhan akan dana yang besar untuk pendaftaran dan uang kuliah. Oleh karena itulah kami melakukan
perluasan beasiswa untuk jenjang sarjana sebagai solusi atas kesenjangan tersebut,” paparnyaMenteri Nadiem
juga memperkenalkan program Beasiswa Indonesia Maju yang menyasar calon mahasiswa dengan capaian
prestasi akademik dan non akademik. Dengan program Beasiswa Indonesia Maju, jumlah mahasiswa yang belajar
di kampus-kampus kelas dunia meningkat sampai 960%.
Oleh sebab itu, kami sangat mendorong agar lulusan wisudawan dan wisudawati dan alumni Universitas Pancasila
untuk terus menggaungkan Merdeka Belajar Kampus Merdeka agar betul-betul dijadikan satu pengalaman yang
luar biasa sejak mahasiswa dan akan terbawa saat berkarir di dunia kerja.
Kami sangat yakin Universitas Pancasila sudah membekali lulusannya dengan memiliki kompetensi digital,
kompetensi global yaitu kemampuan berbahasa Internasional dan juga sudah memberikan kompetensi industri
4.0 yakni berkembangnya Critical Thingking, lalu ha-hal yang berhubungan dengan IoT, Big Data serta berbagai
kompetensi Cyber Security yang sedang berkembang di dunia.
WISUDA SEMESTER GASAL UNIVERSITAS PANCASILA 23
TAHUN AKADEMIK 2022/2023

